Tampilkan postingan dengan label Tips n Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips n Trik. Tampilkan semua postingan

Penyebab Komputer Anda Menjadi Lemot, Lelet, dan Lambat !!!

Posted by Iman Senin, 07 November 2011 0 komentar

Setelah beberapa hari saya tidak posting, akhirnya sekarang poting lagi.mungkin anda semua kangen ya sama postingan saya, hhehehe.... (GR bangetz). Untuk itu saya disini akan posting lagi mengenai penyebab  - penyebab kompuetr menjadi lambat, lelet dan lemot !!!

Ada banyak hal yang akan menyebabkan Sistem Komputer menjadi lambat. Yang jelas semakin lama dipakai sistem operasi akan menjadi semakin lambat. Dibawah ini ada 10 penyebab yang menurut saya komputer akan menjadi lambat.

1. System Start-up overload (Kebanyakan aplikasi yang diload pada saat start up
Ada aplikasi yang menambahkan dirinya kedalam Start Up Folder, nantinya akan dijalankan pada saat komputer dihidupkan. Dan ada juga aplikasi yang menambahkan dirinya tetapi tidak bisa diliat pada Star Up Folder. Untuk melihatnya kita bisa mengetikan pada RUN - MSCONFIG. Matikan aplikasi yang memang dianggap tidak perlu dijalankan pada saat Star Up.

2. Spyware
Malicious programs juga dapat menyebabkan kinerja komputer lambat atau lambat sekali. Karena spyware akan masuk kedalam Windows Registry dan file system yang tentunya akan mengganggu kinerja komputer. Biasanya Spyware akan menginstalkan dirinya tanpa sepengetahuan kita melalui aplikasi yang “Freeware” ataupun Crack, dan juga ada melalui halaman web yang dikunjungi. Untuk mengatasi hal ini bisa dilakukan dengan menginstalkan aplikasi semacam antivirus atau yang lainnya.

3. Kerusakan/Pembengkakan Windows Registry
Windows Registry merupakan pusat pengontrol system pada system operasi ataupun aplikasi. Jika terjadi kerusakan ataupun overload pada registry, akan menyebabkan system mengalami kegagalan untuk melakukan pengontrolan system. Dengan hal ini sudah tentu akan memperlambat performa komputer.
Hal ini dapat diatasi dengan melakukan pembersihan registry yang tidak diperlukankan lagi, memadatkan ataupun mengoptimiskan registry pada PC anda.

4. Data mengalami Fragmentasi pada Hard Drive
Karena digunakan dalam waktu yang lama, otomatis data yang ada dalam komputer juga akan bertambah banyak. Semakin banyak data yang dimaksukan akan menyebabkan komputer semakin lambat. Data yang kita masukan akan diletakan secara acak pada hard disk, sehingga untuk mengakses sebuah data membutuhkan waktu loding yang cukup lama. Karena banyaknya data yang tersebar, maka akan membuat komputer semakin lambat.
Cara mengatasi hal ini dapat dilakukan proses defragmentasi dengan cara :
  • Buka My Computer
  • Right-click pada hard disk C: kemudian pilih “Properties”
  • Pilih Tab “Tools” dan pilih opsi “Defragment Now”.

5. Security Software yang memakan sumberdaya komputer
Banyaknya aplikasi Security yang diinstalkan pada komputer akan menyebabkan habisnya sumberdaya komputer seperti memory dan processor. Jadi cukup pilih 1 aplikasi yang diinstalkan pada komputer.

6. Sisa dari uninstall programs
Uninstall aplikasi melalui control panel atau dari start menu tidak selalu bisa bersih dibuang dari system, sehingga meninggalkan sisa-sisa dari aplikasi tersebut. Sisa-sisa ini akan memperlambat kinerja komputer, karena masih terdaftar dalam Windows Registry komputer.

7. Pagefile
Pagefile adalah sebuah file yang didedikasikan untuk membantu kinerja RAM, yang berfungsi sebagai tempat dimana proses berlangsung. Besar kecilnya pagefile ini ditentukan oleh besar kecilnya kapasitas RAM (secara default), namun ukuran pagefile dapat kita rubah, caranya Klik StartMenu -> Control Panel -> System -> Advanced -> Performance Setting -> Advanced -> Change pada Virtual Memory.
Sekarang kita kita bisa merubah ukuran pagefile sesuka hati. jangan lupa isi keduanya dan ingat Maximum size >= Minimum size dan setalah selesai klik set. Pembantu kinerja RAM ini juga ada kelebihan dan kekurangannya.

8. Hard Drive penuh karena internet temp dan windows temp files
Komputer akan mengatur sekitar 10% ruang harddisk yang kosong, Jika melebih batas yang sudah ditentukan, maka akan menyebabkan komputer akan menjadi lambat. Untuk mengatasi hal ini, sering2 bersihkan sampah2 dari hasil browsing ataupun temp files pada sistem anda.

9. Virus
 Virus sifatnya hampir sama dengan Spyware, virus dapat datang kapan saja kedalam komputer anda. Jika komputer sudah terjangkit virus, sudah tentu akan memperlambat proses pada Komputer. Sebelum terjangkit virus, pasanglah anti virus yang sesuai dengan keinginan anda.

10. Hardware Problems
Beberapa kerusakan hardware dapat menyebabkan komputer menjadi lambat slow atau hang. Dan penyebab lain yang akan terjadi adalah akan memperlambat proses boot dan shut down pada komputer.

Nah dengan penjelasan diatas mungkin anda akan tahu peneybab komputer lelet, jadi jangan memberi proses pada startup komputer secara berlebihan karena dapat memungkinkan komputer anda lama dalam proses booting pada windows dan masalah lainnya juga di perhatikan ,,,,,
Sekian postingan dari saya ini semoga bermanfaat bagi anda semua yang jika komputer anda lelet bisa membaca postingan saya dan menganalisa problemanya dan memperbaikinya oke !! Trimz !!!!

Karakteristik Flashdisk Dan Tips Menjaga Flashdisk Lebih Awet !!!

Posted by Iman Jumat, 04 November 2011 0 komentar
Apakah anda punya flashdisk ??? kalau punya ya mungkin artikel ini cukup membantu memberi pengetahuan tentang flashdisk, dan bagi yang belum punya ini bisa jadi pengetahuan setelah anda nanti mungkin telah membeli flashdisk dan menggunakannya.Yah Postingan saya kali ini menjelaskan tentang karakteristik dari flashdisk dan tips agar kita bisa menjaga flashdisk kita menjadi lebih awet. Mungkin anda belum tahu kalau flashdisk juga memiliki umur.  Tidak dipungkiri bahwa flashdisk saat ini menjadi media yang paling sering digunakan menyimpan data yang mudah di bawa kemana-mana. Tetapi sedikit yang memperhatikan masalah penggunaan flashdisk ini. Mungkin karena kapasitasnya ber-Giga-giga, maka semua data dimasukkan, dan setiap saat dipasang di komputer ibarat hardisk mini. Bahkan ada yang isinya tidak hanya ratusan data, tetapi ribuan data.


Sedikit orang yang tahu bahwa flashdisk mempunyai umur, ibarat lampu TL yang mempunyai umur (misalnya tahan sampai 5000 jam). Begitu pula Flashdisk. Tapi apa ukuran umur flashdisk? Bagaimana menggunakan flashdisk agar lebih awet / tahan lama? hal-hal penting apa yang perlu diketahui tentang flashdisk ?


Beberapa hal yang menjadi Karakteristik Flashdisk
Beberapa hal yang mungkin perlu diketahui tentang flashdisk (murni USB Flash disk, bukan MP3/MP4) :
  • USB Flash Disk hanya bisa aktif jika ada arus listrik yang bisa diperoleh melalui port USB.
  • Beberapa Flash Disk memerlukan arus atau daya listrik yang lebih besar dibanding lainnya, sehingga kadang harus ditancapkan langsung di port motherboard ( tanpa kabel sambungan dan bukan port di depan) agar bisa terdeteksi.
  • Flash Disk tidak bisa terbaca jika kabel yang digunakan terlalu panjang, karena biasanya arusnya kurang kuat.
  • Flash Disk memiliki umur/masa pakai, misalnya 100.000 baca/tulis atau ketahanan sampai 10 tahun.
  • Kecepatan akses membaca lebih cepat daripada menulis di flashdisk. Misalnya membaca 16 MB/s sedangkan menulis 4 MB/s (satu dan lainnya berbeda-beda)
  • File sistem yang biasa digunakan adalah FAT atau FAT32, karena bisa diakses hampir dimanapun yang mensupport USB port. Meski bisa diformat sesuai dengan tipe sistem operasi, seperti NTFS.
  • Defragment file di flashdisk tidak diperlukan dan tidak berpengaruh ke kecepatan akses, karena flashdisk menggunakan Memory tipe Random Akses.
Bagaimana mengamankan data didalamnya ?
Satu-satunya jalan sepertinya dengan meng-enkripsi data yang ada di flash disk. Meskipun saat ini ketika membeli flash disk disertakan software yang bisa mengunci (lock), tetapi tetap bisa dibuka dikomputer yang tidak ada software tersebut. USB Flash disk kemungkinan tidak rusak meski terkena air atau bahkan terendam, asal sebelum dipakai dikeringkan terlebih dahulu.


 
Tips Menggunakan Flashdisk agar lebih awet
  • Jangan menyimpan file-file yang sangat banyak kedalam flashdisk, jika memungkinkan lebih baik di zip. Karena semakin banyak menyimpan file maka proses menulis flashdisk juga akan lebih banyak, sehingga umurnya juga cepat berkurang.
  • Jika tidak begitu penting, hindari mengedit langsung dari flashdisk. Alternatifnya copy data di komputer, kemudian di edit dan setelah selesai baru kembali di copy ke Flashdisk.
  • Jika tidak dipakai/digunakan, lepas Flashdisk dari komputer.
  • Usahakan selalu melepas Flashdisk dari komputer melalui “Safety Remove Hardware” dan hindari langsung melepas ketika sedah dalam proses membaca/menulis, karena bisa saja rusak akibat arus listrik.
Flashdisk satu dengan lainnya mempunyai umur dan kecepatan yang berbeda-beda. Satu lagi tips ketika membeli flashdisk, jangan hanya melihat harganya, tetapi juga garansinya, jika lebih mahal sedikit tetapi garansi lebih lama, maka pilih yang garansinya lebih lama. Semoga bermanfaat postingan yang saya bahas tadi agar anda bisa memilah dan lebih mengerti cara menjaga flashdisk anda agar menjadi lebih awet dan aman. Trimz !!!

Merubah Tampilan Home Google Menjadi Nama Yang Kita Inginkan !!

Posted by Iman Kamis, 03 November 2011 0 komentar
Kali ini saya akan memposting artikel yang menjelaskan homepage dari browser anda bisa berubah menjadi nama yang anda inginkan, dan caranya cukup mudah bagi pemula. nah disini saya menggunakan browser Mozilla Firefox untuk menjelaskan caranya agar kita bisa membuat homepage dengan nama yang kita inginkan. Langsung saja ya caranya daripada saya bertele-tele ntar anda malah gak suka baca postinganku kali ini, HEhe !!!

Nah caranya yang pertama adalah :
  • ketikkan pada addres bar dengan alamat www.007google.com
  • Nah setelah anda ketikkan alamatnya, lalu anda akan menuju gambar yang berisi anda untuk membuat nama yang anda inginkan.
  • Setelah anda ketikkan nama lalu anda pilih model huruf yang anda inginkan
  • Setelah itu klik create search engine.
  • lalu tugas anda sekarang copykan addres dari logo tadi lalu copy ke menu tool, option. general, lalu copy dihomepage lalu ok.
  • selesai deh membuat logo home pagenya !!
  • dibawah nih screeshotnya !!!


  • nich ku kasih yang udah jadi.
 sekian potingan saya kali ini, semoga bermanfaat dan jika kurang baik artikelnya atau ada pertanyaan mohon dikritik ea, namanya juga manusia biasa hanya bisa berbuat, trimz !!!

Apa Yang Dimaksud Dengan System Volume Information !!!!

Posted by Iman Rabu, 02 November 2011 0 komentar
Kita Mungkin pernah menemui nama file yang bernama system volume information, nah disini saya akan menjelaskannya apa itu system volume information dan cara mengaksesnya.
Folder “System Volume Information” merupakan Hidden System folder (folder yang tersembunyi/sengaja disembunyikan oleh system windows) yang digunakan oleh System Restore untuk menyimpan informasi dan Restore points. Tetapi saat ini sering menjadi sarang virus
Seperti diketahui, bahwa Windows XP Home/Professional menyertakan fungsi Restore Point, yaitu fasilitas untuk mengatasi ketika ada program baru yang di install dan menyebabkan komputer bermasalah, dengan mengembalikan kondisi windows sesaat/waktu sebelum program baru tersebut di install (disebut Restore Point). Ketika melakukan restore komputer, data atau dokumen tidak akan hilang. Nah, data-data restore point ini disimpan di folder yang namanya “System Volume Information” ini.
Folder ini akan ada di setiap Drive/ Partisi windows, misalnya C:, D: dan lainnya. Memang melihat fungsinya folder ini cukup penting, tetapi kadang bisa berbahaya. Karena aksesnya yang terbatas, maka folder ini sering digunakan oleh virus untuk menyimpan duplikasi dirinya dan virus bisa menyerang lagi (kembali aktif) jika dilakukan restore. Selain itu kita biasanya tidak bisa mengakses folder ini. Bahkan antivirus yang mendeteksi ada virus di folder ini kadang juga tidak bisa menghapusnya.
Sebenarnya jika tidak begitu penting fasilitas ini bisa dimatikan, karena selain sering menjadi sarang virus, juga sering memakan space hardisk yang cukup banyak. Untuk mengaturnya bisa dibuka Start Menu > All Programs > Accessories > System Tools > System Restore. Untuk mematikan fasilitas ini cek menu “Turn off system restore for all drives”.



Jika yakin komputer kita bebas virus, maka fasilitas ini bisa juga diaktifkan, yang perlu diatur mungkin hanya penggunaan space hardisknya. Masing-masing drive C:, D: dan lainnya bisa dibatasi maksimal penggunaan space-nya dengan klik tombol Setting di masing-masing drive tersebut.
Apakah ada cara untuk mengakses folder ini ?
Ya, ada beberapa cara yang berbeda tentang bagaimana cara mengakses folder ini. Yang perlu diketahui hanya windows yang digunakan (Home atau Professional) dan tipe File System ( FAT32 atau NTFS) yang bisa diketahui dengan klik kanan Drive C:, D: atau lainnya di windows explorer dan pilih Properties. Nah saya akan beri caranya disini :

Microsoft Windows XP Professional atau Windows XP Home Edition Menggunakan File System FAT32

    
Klik Start, dan kemudian klik My Computer.
    
Pada menu Tools, klik Folder Options.
    
Pada tab Lihat, klik Tampilkan berkas dan folder tersembunyi.
    
Hapus Sembunyikan file sistem operasi terlindung (Dianjurkan) kotak centang. Klik Ya saat Anda diminta untuk mengkonfirmasi perubahan.
    
Klik OK.
    
Klik dua kali folder Informasi Volume Sistem di dalam folder akar untuk membukanya.




 Windows XP Professional Menggunakan Sistem File NTFS pada Domain

    
Klik Start, dan kemudian klik My Computer.
    
Pada menu Tools, klik Folder Options.
    
Pada tab Lihat, klik Tampilkan berkas dan folder tersembunyi.
    
Hapus Sembunyikan file sistem operasi terlindung (Dianjurkan) kotak centang. Klik Ya saat Anda diminta untuk mengkonfirmasi perubahan.
    
Klik OK.
    
Klik kanan folder Informasi Volume Sistem di dalam folder akar, kemudian klik Sharing and Security.
    
Klik tab Security.
    
Klik Tambah, dan kemudian ketik nama pengguna yang Anda ingin memberikan akses ke folder tersebut. Pilih lokasi account jika sesuai (baik lokal atau dari domain). Biasanya, ini adalah account yang Anda logon. Klik OK, kemudian klik OK lagi.
    
Klik dua kali folder Informasi Volume Sistem di dalam folder akar untuk membukanya.



Windows XP Professional menggunakan Sistem File NTFS pada Komputer Workgroup atau Standalone

    
Klik Start, dan kemudian klik My Computer.
    
Pada menu Tools, klik Folder Options.
    
Pada tab Lihat, klik Tampilkan berkas dan folder tersembunyi.
    
Hapus Sembunyikan file sistem operasi terlindung (Dianjurkan) kotak centang. Klik Ya saat Anda diminta untuk mengkonfirmasi perubahan.
    
Hapus file Gunakan berbagi sederhana (Disarankan) kotak centang.
    
Klik OK.
    
Klik kanan folder Informasi Volume Sistem di dalam folder akar, dan kemudian klik Properties.
    
Klik tab Security.
    
Klik Tambah, dan kemudian ketik nama pengguna yang Anda ingin memberikan akses ke folder tersebut. Biasanya, ini adalah account yang Anda logon. Klik OK, kemudian klik OK lagi.
    
Klik dua kali folder Informasi Volume Sistem di dalam folder akar untuk membukanya.

    
CATATAN: Volume Sistem folder Informasi ini sekarang dapat diakses dalam mode normal untuk pengguna Windows XP Home Edition.


Menggunakan cacls dengan Windows XP Home Edition Menggunakan File System NTFSPada Windows XP Home Edition dengan sistem file NTFS, Anda juga dapat menggunakan alat cacls, yang merupakan alat baris perintah, untuk menampilkan atau memodifikasi file atau folder daftar kontrol akses (ACL). Untuk informasi lebih lanjut tentang alat cacls, termasuk penggunaan dan switch, cari Bantuan dan Pusat Dukungan untuk "cacls."

    
Klik Start, klik Run, ketik cmd, kemudian klik OK.
    
Pastikan bahwa Anda berada di root folder dari partisi yang Anda ingin mendapatkan akses ke folder Informasi Volume Sistem. Misalnya, untuk mendapatkan akses C: \ folder Informasi Volume Sistem, pastikan bahwa Anda berada di root folder dari drive C (di "C: \" prompt).
    
Ketik baris berikut, kemudian tekan ENTER:
    
cacls "hurufkandar: \ System Volume Information" / E / G username: F
    
Pastikan untuk mengetik tanda kutip seperti yang ditunjukkan. Perintah ini menambahkan pengguna khusus ke folder dengan izin Kontrol Penuh.
    
Klik dua kali folder Informasi Volume Sistem di dalam folder akar untuk membukanya.
    
Jika Anda perlu untuk menghapus izin setelah pemecahan masalah, ketik baris berikut di command prompt:
    
cacls "hurufkandar: \ System Volume Information" / E / R nama pengguna
    
Perintah ini menghapus semua izin untuk pengguna tertentu.

Langkah-langkah berikut ini juga bekerja jika Anda me-restart komputer ke mode Aman karena berbagi file sederhana secara otomatis dimatikan ketika Anda menjalankan komputer dalam Safe mode.

    
Buka My Computer, klik kanan folder Informasi Volume Sistem, kemudian klik Properties.
    
Klik tab Security.
    
Klik Tambah, dan kemudian ketik nama pengguna yang Anda ingin memberikan akses ke folder tersebut. Biasanya, ini adalah account yang Anda logon.
    
Klik OK, kemudian klik OK lagi.
    
Klik dua kali folder Informasi Volume Sistem untuk membukanya.
 

Mengetahui Umur Harddisk Komputer Kita !!!

Posted by Iman 0 komentar
Kembali lagi dengan saya yang kali ini saya akan memposting tentang agar kita dapat mengetahui umur dari harddisk komputer kita.Nah saya mengeceknya menggunakan bantuan software yang bernama Crystal Disk. Dalam Software itu terdapat informasi  mengenai harddisk anda sudah dipakai selama berapa hari ataukah bulan ataukahn tahun, dan di software ini juga menyediakan status temperatur dari harddisk anda dalam keadaan baik atau tidak disitu juga tersedia informasinya dan dibawah ini  saya akan memberikan gambar dari software CrystalDisk namun disini kondisi hardisk saya dalam keadaan CAUTION, jadi mungkin harddisk saya sudah terlalu lama digunakan dan mungkin temperaturnya kurang mendukung sehingga tertulis CAUTION langsung saja dibawah ini gambar dari softwarenya :
Nah sekarang anda tahu kan softwarenya dan informasinya dan anda juga bisa mendownloadnya secara gratis tanpa bayar alias FREE , hehe!!!



Nah setelah anda download softwarenya lalu install aplikasinya lalu jalankan, setelah itu akan terlihat informasi tentang harddisk anda dan umur harddisk anda dan juga informasi harddisk anda dalam keadaan baik atau tidak,
Sekian Postingan saya kali ini, semoga bermanfaat, Trimz !!!!

Cara Mengunci Komputer Dengan Flashdisk

Posted by Iman Selasa, 01 November 2011 0 komentar
FLASHDISK atau media penyimpanan lain melalui port USB dapat digunakan sebagai sebuah alat untuk security atau keamanan
PREDATOR adalah software untuk mengunci PC Anda ketika Anda pergi, bahkan jika sesi windows anda masi terbuka.Dengan menggunakan perangkat USB flashdisk anda dapat mengunci komputer anda dan akan bekerja sebagai berikut :

  • Masukkan USB flashdisk anda ke port USB komputerAnda
  • Jalankan program PREDATOR (atau anda dapat menggunakan auto start) yang telah anda install
  • Lakukan pekerjaan anda pada komputer
  • Ketika anda harus meninggalkan komputer anda untuk melakukan sesuatu kegiatan dan akan melanjutkan kembali, anda tidak perlu mematikan komputer anda dan menutup segala pekerjaan anda, cukup dengan mencabut USB flashdisk anda.
  • Bila anda mencabut perangkat USB flashdisk anda, Keyboard dan mouse otomatis tidak dapat digunakan, dan layar monitor akan blank gelap.
  • Saat anda kembali untuk melakukan pekerjaan anda pada komputer, masukkan USB Flashdisk anda ke port USB tadi, maka Layar komputer akan tampil kembali, dan mouse serta keyboard akan aktif.
Lebih mudah dan lebih cepat daripada Anda menutup sesi Windows, karena Anda tidak perlu mengetik ulang password anda ketika anda kembali.
Advanced Security Features:
  • Lindungi komputer dengan flash drive tunggal. PREDATOR dapat mengirim pesan peringatan melalui Email atau SMS.
  • PREDATOR mencatat semua kejadian yang berhubungan dengan keamanan dalam file log: mulai, alarm, stop. Dengan membaca log ini, Anda akan tahu jika penyusup telah mencoba menggunakan komputer Anda saat Anda telah pergi.
  • PREDATOR dapat mereplikasi log ini di akun Twitter Anda, memungkinkan Anda untuk jarak jauh memonitor semua aktivitas akses-kontrol pada PC Anda.
  • PREDATOR melakukan perubahan kode keamanan yang tercatat pada drive USB anda. Jika seorang penyusup berhasil untuk mengkopy flashdisk Anda, ini tidak akan bekerja karena kode pada flashdisk Anda sendiri akan berubah untuk sementara.
  • PREDATOR Menonaktifkan tugas Windows manager ketika Anda mencabut USB drive. Tidak ada yang dapat menghentikannya dengan Ctrl-Alt-Del.
  • PREDATOR memungkinkan Anda mendapatkan kembali kontrol dari komputer Anda jika Anda kehilangan flashdisk : ketika Anda mulai perangkat lunak untuk pertama kalinya, Anda menetapkan sandi yang akan membuka sesi Anda jika USB drive anda hilang atau rusak
  • PREDATOR dapat membunyikan alarm yang dapat didengar jika seseorang ingin menggunakan komputer dengan memasuki password tidak benar.
  • Dan PREDATOR dapat melindungi beberapa PC dengan USB flash drive yang sama, misalnya untuk komputer rumah anda dan komputer kantor.
Dengan PREDATOR, keamanan adalah yang sederhana seperti memasukkan atau mengeluarkan USB stick.
Berminat?
Ada dua versi predator, Versi free dan versi Professional Editions, dimana untuk versi Professional Editions anda harus membeli lisensinya, lihat gambar tabel perbedaan antara versi free dan Professional Editions







Nah software  itu bisa anda downloads secara cuma-cuma disini, namun yang saya kasih softwarenya adalah untuk OS 32-bit.Dan untuk OS Windows xp, server 2003, dan 7.

Cara Curi Data Flashdisk Orang Lain. !!!

Posted by Iman 0 komentar
FlashDISK merupakan media penyimpanan portable yang kini makin banyak digunakan oleh para pengguna komputer di Indonesia. Selain harganya yang makin murah, kapasitasnya pun kian besar dengan ukuran fisik yang kian mini dari generasi ke generasi ;) Nah, biasanya nich, orang seringkali akan menyimpan data-data sensitifnya di dalam flashdisk. Dan tak jarang, seseorang menyimpan PASSWORD account-accountnya pada suatu file teks yang disimpan dalam FlashDISK.
Anda mengincar target yang demikian? caranya cukup mudah. Alat dan bahan yang perlu anda persiapkan adalah:
Setelah anda mendownloadnya, copy ThumbSUCK.exe kedalam suatu directory tersembunyi. Misalnya saja anda letakkan di Local Drive D:\. Buatlah suatu directory dengan atribut SUPER HIDDEN agar korban tidak curiga. Ikuti panduan berikut:
  1. Buatlah directory baru di D:\ atau dimanapun anda suka. Beri nama terserah anda. Pada  contoh  ini  saya beri nama  gudangkorban. Salinlah ThumbSUCK.exe kedalam directory tersebut lalu klik 2X untuk menjalankannnya.
  2. Klik Start – Run lalu ketik cmd untuk memanggil Windows Command Processor.
  3. Kini saatnya menjadikan directory tersebut menjadi  super hidden.  Gunakan saja perintah attrib dengan format:
    attrib lokasifolder +s +h
    Karena nama  directory yang tadi dibuat adalah gudangkorban yang terletak di drive D:\ maka   ketik:
    attrib d:\gudangkorban +s +h
    lalu tekan ENTER.
Selesai sudah..  kini cobalah  anda tancapkan sendiri FlashDISK anda. Data-data  anda yang berada didalam FlashDISK akan disalin dengan silent mode oleh ThumbSUCK.exe   kedalam  directory  gudangkorban di  suatu folder dengan nama   sesuai dengan volume label Flashdisk.
Karena  directory  gudangkorban  diberi   atribut super hidden, maka hilangkan terlebihdahulu tanda centang pada opsi Hide Protected Operating System Files (Recomended) dan beri centang pada Show Hidden Files and Folders di Folder Options (Tools -> Folder Options pada Windows Explorer).
Untuk mendisable aplikasi ini, gunakan Windows TaskManager (CTRL-ALT-DELETE) atau gunakan saja Task Manager kesayangan anda.

Bagaimana jika ditanam di komputer public? atau ditanam di lab-lab kampus? Hmm.. dengan sedikit beramain-main Registry, anda dapat membuat aplikasi ini otomatis berjalan ketika windows startup ;p hehehe.. tentunya anda bisa panen data pribadi orang lain ^_^.

Tips Agar Autorun Yang Ada Di Flashdisk Tidak Bisa Jalan Di Komputer !!!

Posted by Iman 0 komentar
Dengan penggunaan flashdisk yang sudah umum dimana-mana, menjadi salah satu sebab penyebaran virus, terutama virus lokal. Sampai saat ini, saya sering sekali melihat hampir setiap komputer/laptop teman-teman di perkantoran terkena virus, hanya mereka tidak menyadari.
Selain itu Antivirus yang seharusnya senantiasa diupdate minimal seminggu sekali, namun kenyataannya banyak orang malas mengupdate antivirusnya terutama saya juga..

Sebenarnya ada tips yang sangat bermanfaat untuk mencegah menularnya virus dari media seperti flashdisk tanpa kita sadari hanya mengedit di regedit pada windows, Simak baek2:
Sebaiknya kita nonakftifkan dulu Autorun:
1. Start - Run, ketik gpedit.msc (keluar Group policy)
2. Pada Computer configuration - administrative templates, pilih System
3. Pilih Turn off Autoplay (lihat di sebelah kanan bawah), klik 2X
4. Pilih Enable, kemudian di bawahnya pilih "All Drives, klik Ok
Nah tampilannya seperti dibawah ini :


Ada 2 Setting lagi pada Regedit, untuk lebih mencegah adanya virus melalui Flashdisk:
1. Buka Registry Editor, dengan cara klik Start Menu > Run dan ketik regedit dan klik OK
2. Cari Lokasi :
KEY_CURRENT_USER\Software\Micros oft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
3. Buat key baru ( Klik kanan > New > DWORD Value ) beri nama : NoDriveAutoRun
4. Double klik untuk mengisi nilai ( data ). Pilih Base : Decimal dan isikan Value data dengan nilai 67108863








Pada langkah berikutnya juga sama:


HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Micr osoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
5. Double klik untuk mengisi nilai ( data ). Pilih Base : Decimal dan isikan Value data dengan nilai 67108863


6. Restart Komputer


Dengan penambahan setting ini, maka ketika kita memasang flashdisk, windows tidak akan otomatis menjalankan program autorun yang ada di flashdisk.


Selamat mencoba! Jika ada pertanyaan silakan Komentar di bawah!!

Mengoptimalkan Kecepatan Download IDM Menggunakan Software IDM Optimizer !!!

Posted by Iman Jumat, 28 Oktober 2011 0 komentar
Kembali lagi dengan saya yang akan memberikan tips hangat seputar internet. Sebagai IDM lovers pasti dong kalau kita punya IDM dan memakainya sebagai alternatif download manager setiap saat. Entah itu dengan settingan speed limit yang optimal atau dengan keperluan seperlunya. Setting optimal akan berpengaruh dan terasa optimal bila kita melakukan download file yang tergolong besar atau banyak. Apalagi bila koneksi kita tidak dibatasi kita bisa melakukan download sepuasnya, sebagai contoh pada warnet yang tidak memakai managemen bandwidth sehingga semakin sedikit user yang menggunakan internet maka kecepatan download juga semakin besar, kita bisa menguasai bandwidth itu dengan IDM seorang diri.
Kadang yang menyebalkan di warnet tempat kita biasa online terpasang sandbox semacam Deepfreeze atau yang lain sehingga terasa menyebalkan ketika harus menginstal dan mensetting IDM secara manual (lama). Berikut saya berikan tips untuk mengoptimalkan IDM ke kecepatan maksimal menggunakan IDM Optimizer dengan asumsi bahwa computer kita telah terinstal IDM (cepat).

 
Pengetahuan Umum Tentang IDM :
Internet Download Manager atau biasa disingkat IDM , adalah perangkat lunak yang mampumengunduh data-data yang ada di internet dan meneruskan kembali. Perangkat buatan New York, Amerika ini menempati posisi teratas dalam memaksimalkan kecepatan mengunduh data. Tampilan dan grafis yang sederhana membuat IDM lebih bersahabat dengan penggunanya. 
IDM didukung dengan fitur meneruskan kembali, yaitu untuk mengunduh ulang berkas-berkas yang sebelumnya terputus karena masalah teknis maupun nonteknis. IDM juga memiliki fitur unduh yang cepat dengan kemampuan melakukan segmentasi berkas secara otomatis dan didukung dengan teknologi yang aman.
Perangkat lunak ini memiliki kemampuan yang lebih baik daripada peranti lunak sejenis yang ada saat ini, karena fitur yang dimiliki dalam membagi data yang sedang diunduh menjadi beberapa bagian terpisah untuk kemudian disatukan kembali setelah proses mengunduh selesai. Proses ini dinamakan multipart. Akan tetapi, IDM berbeda dengan perangkat sejenisnya karena proses multipart ini dilakukan secara bersamaan dan kecepatannya hingga 500% atau lima kali lipat lebih baik sebagaimana diklaim oleh pembuat IDM ini.
IDM mampu membagi sebuah berkas saat proses mengunduh berlangsung hingga menjadi tujuh sampai delapan bagian atau . Sebuah berkas yang diunduh dan terbagi menjadi delapan bagian selanjutnya ditangani oleh IDM yakni dengan membagi kecepatan yang sama besar per bagiannya. Namun jika bagian-bagian tadi ada yang mengalami hambatan dalam proses unduh maka kecepatan pada bagian lain akan digunakan untuk membantu bagian yang lambat tadi.

Langsung saja saya akan menjelaskan caranya :
  • Pastikan komputer anda sudah terinstall Software IDM-nya dan sudah ada di sistem tray.

  • Nah Sekarang jalankan jalankan software tersebut setelah anda download. dan screenshitnya seperti dibawah ini :

  • - Maximize Now! (untuk memaksimalkan kecepatan download IDM)
  • - Restore Default (untuk mengembalikan setting IDM kepada keadaan standar)
  • Pilih Maximize Now! Maka akan muncul perintah untuk merestart IDM, klik OK lalu keluar dari IDM Optimizer dan matikan program IDM.
 




    • Ketika IDM dijalankan kembali dan berjalan di systemtray maka kecepatan download Anda akan berubah kea rah maksimal dengan sendirinya.



      • Mudah bukan? Lebih cepat daripada bila kita melakukan setting secara manual 
      • Bila cara ini tidak berpengaruh terhadap kecepatan download, maka ada beberapa kemungkinan yang bisa saja terjadi :
      1. Bandwidth telah dibatasi
      2. File hosting (semacam ziddu, mediafire, 4shared, indowebster, dll) yang Anda pakai telah mencapai batas maksimal connection number (lihat gambar di atas pada conn. number menunjukkan angka maksimal 16, bisa saja connection number pada file hosting lebih rendah dari itu sehingga kecepatan download tidak banyak terasa)
      Untuk mendownload IDM Optimizer silakan klik tombol download di bawah ini :










         
      Diberdayakan oleh Blogger.
      Ping your blog, website, or RSS feed for Free