Tampilkan postingan dengan label Review dan Spesifikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review dan Spesifikasi. Tampilkan semua postingan

Review Asus EN GTS 450 DirectCU DC SL/DI/1GD3

Posted by Iman Kamis, 02 Februari 2012 0 komentar
Asus menghadirkan satu varian lain dari sistem pendingin khasnya, DirectCU. Jika pendingin DirectCU umumnya menggunakan kipas dan heatsink besar dengan heatpipe, Asus juga membuat varian pendingin pasif alias tanpa kipas, seperti pada Asus EN GTS 450 DirectCU ini. 

Sistem pendingin pasif ala DirectCU ini menggunakan sebuah heatsink berukuran besar dengan dua buah heatpipe. Meskipun tanpa kipas, sistem pendingin ini tetap mampu bekerja dengan baik dalam kondisi aliran udara yang optimal pula.

Selain menggunakan pendingin pasif, kartu grafis ini juga memiliki konsumsi daya yang lebih rendah. Ya, Anda tidak akan menemukan port daya PCI-Express 6-pin seperti yang dimiliki oleh kartu grafis GeForce GTS 450 lainnya, sehingga daya yang dibutuhkan pun lebih sedikit.

Namun sebagai konsekuensinya, kartu grafis ini memiliki kecepatan yang lebih rendah. Jika GeForce GTS 450 standar berkecepatan 783 MHz, kartu grafis keluaran Asus ini hanya memiliki kecepatan 595 MHz saja. Begitu pula dengan memorinya yang hanya berbekalkan GDDR3 berkecepatan 1600 MHz.

Dengan kondisi seperti itu, wajar jika kartu grafis ini memiliki kinerja yang sedikit tertinggal jika dibandingkan dengan GTS 450 lainnya. Namun, seperti yang sudah kami sebutkan di atas, Anda akan mendapatkan sebuah kartu grafis dengan konsumsi daya yang jauh lebih hemat. Pendingin pasifnya juga mampu bekerja dengan baik, walaupun suhu operasionalnya pada saat beban penuh tergolong cukup tinggi. 

Asus EN GTS 450 DirectCU DC SL/DI/1GD3
Kecepatan core
595 MHz
Kecepatan memori
1600 Mhz
Kapasitas
1 GB GDDR3
Jalur data
128-bit
Situs web
Harga
US$150


Enter your email address:


Delivered by FeedBurner
Andre Skeldrak Blog

Review dan Spesifikasi Sony Ericsson Xperia Neo | Gingerbread nan Ergonomis

Posted by Iman Senin, 30 Januari 2012 0 komentar
 
Ponsel cerdas dari keluarga Xperia yang sudah hadir sejak beberapa waktu lalu ini, memiliki tampilan mewah dan elegan, dengan desain body khas Xperia, yang terasa nyaman untuk digenggam.

Sony Ericsson Xperia Neo ini memiliki dimensi 116 x 57 x 13 mm. Bobotnya cukup ringan sekira 126 gram. Ukuran smartphone ini dilengkapi dengan layar sebesar 3.7 inci, berjenis LED-backlit LCD capacitive touchscreen yang dilengkapi dengan Scratch-resistant surface.

Untuk sokongan resolusi layar, Sony Ericsson juga menyematkan teknologi Sony Mobile BRAVIA Engine beresolusi 854 x 480 pixels plus 16 juta warna.

Dengan ukuran layar yang cukup lebar, Xperia Neo mudah digunakan untuk mengetik, ditambah lagi Sony Ericsson juga menyematkan fitur QWERTY Keyboard, yang mudah digunakan saat mengetik dalam posisi secara portait ataupun landscape.

Seperti kualitas ponsel Sony Ericsson sekelas Xperia terbaru, Xperia Neo juga dilengkapi dengan kamera standar Sony Exmor R - CMOS Sensor yang mampu menangkap moment penting dengan baik, meskipun cahaya disekitar sangat minim. Untuk kamera depan yang terletak di atas layar, Xperia Neo hanya memiliki kamera berkemampuan VGA 0,3 megapixel dengan sensor LED kecil.

Selain itu kamera belakang berkekuatan 8 megapixel milik Xperia Neo telah dilengkapi autofocus dan flash. Kamera Xperia Neo juga dilengkapi berbagai pilihan untuk membantu mengoptimalkan hasil foto seperti resolusi, white balance, geotagging, scene mode, macro mode, image stabilization dan juga red eye reduction.

Experia Neo ini memiliki tiga tombol di sisi kanan, yang ditujukan unutk tombol pengunci atau on/off, volume, kemudian tombol untuk kamera. Di bawah layar terdapat tiga tombol lagi yang ditujukan sebagai tombol back, home, dan menu. Sementara sisi atasnya terdapat port micro USB serta micro HDMI dan sebuah lubang audio jack 3.5mm.

Bicara mengenai applikasi di dalamnya, Xperia Neo memiliki browser yang sudah dilengkapi dukungan Flash 10.1. Browser Neo memiliki tiga metode untuk zoom, kontrol virtual yang ada di layar, double tap layar, dan pinch zooming. Dalam ponsel cerdas ini sudah disematkan aplikasi Gmail, Gtalk, dan youtube untuk memeriahkan pengalaman internet mobile pengguna Neo.

Selain itu juga Xperia Neo juga menyuguhkan fitur Timescape yang bisa diintegrasikan dengan Twitter dan Facebook agar pengalaman berselancar di jejaring sosial jadi lebih mudah.



Spesifikasi Sony Ericsson Xperia Neo:Sistem operasi : Android OS, v2.3.4 (Gingerbread)
Dapur pacu : Prosesor Scorpion 1GHz, Qualcomm MSM8255 Snapdragon
Jaringan : 2G GSM 850/900/1800/1900, 3G HSDPA 900/2100
Memori : Internal 320 MB, RAM 512, slot micro SD 8 GB yang bisa diperluas sampai 32GB
Layar : LED-Backlit LCD, capacitive touchscreen dengan 16 juta warna dan resolusi 854 x 480 megapixel
Ukuran : 116 x 57 x 13 milimeter
Berat : 126 gram
Kamera : 8 megapixel, di depan. 0,3 megapixel VGA di depan.
Baterai : Waktu bicara sampai 6 jam di jaringan 2G, dan 7 jam di jaringan 3G. Waktu stand by sampai 430 jam di jaringan 2G, serta 400 jam di jaringan 3G.

Sekian postingan saya kali ini semoga bermanfaat bagi anda semua yang ingin memperbarui gadget anda !! Terima Kasih ,,

Enter your email address:


Delivered by FeedBurner
Andre Skeldrak Blog

Review dan Spesifikasi Dari Blackberry Curve 9370

Posted by Iman 0 komentar
BlackBerry Curve 9370 adalah salah satu smartphone paling ringan dan paling kompak di pasaran. Curve 9370 memiliki bobot 3,5 ons dengan dimensi 4,3 x 2,4 x 0,4 inci. Smartphone BlackBerry ini menggunakan platform BlackBerry 7.


Nampaknya BlackBerry terus menciptakan perangkat yang indah dan fungsional. Meskipun tidak semewah BlackBerry Bold, tapi Curve 9370 tidak terlihat jelek. Curve 9370 memiliki layar glossy 2,4 inci dengan body bezel hitam mengkilap dan logo BlackBerry.

Sebuah keyboard fisik QWERTY mengisi setengah bagian bawah dari Curve 9370. Pada bagian tepi dibungkus casing abu-abu metalik, sehingga memberikan kontras yang bagus. Di bagian tepi juga terdapat tombol kamera dan dua tombol volume di sepanjang sisi kanan.Panel bagian belakang menggunakan sentuhan plastik matte hitam lembut dengan pola tenunan keranjang. Sebuah jack headphone berada di bagian atas di sebelah tombol kunci, sementara jack microUSB berada di sisi kiri.

BlackBerry Curve 9370 memiliki layar 2,4 inci dengan resolusi 480 x 360 piksel. Pada 466 lux, Curve 9370 dapat mengalahkan rata-rata 306 lux pada smartphone lainnya. Untuk audio Anda tidak akan mendapatkan suara yang keras tapi cukup jernih pada Curve 9370.



Spesifikasi BlackBerry Curve 9370
 
Operating System:
BlackBerry 7

Networks:
Dual-band: 800 / 1900 MHz CDMA/EVDO Rev 0/A networks, Quad-Band EDGE: 850 / 900 / 1800 / 1900 MHz

Data:
EDGE

CPU:
800 MHz processor

RAM:
512MB




ROM:
2GB


Internal Memory:
1GB

Memory Expansion Type:
microSD Card

Display (main):
2.4 inches/640 x 480

Bluetooth Type:
Bluetooth 2.1 EDR

Wi-Fi:
802.11b/g/n

Camera Resolution:

5 MP

Audio formats supported:
AAC; AMR; FLAC; MIDI; MP3; OGG; QCP; WAV; WMA; WMV

Video formats supported:
3G2; ASF; AVI; MP4

Photo formats supported:
BMP; GIF; JPEG; PNG; TIFF; WBMP

Talk / Standby Time:
5.5 hours/14.5 days

Ports:
3.5mm headphone; microUSB

Size:
4.3 x 2.4 x 0.4 inches

Weight:
3.5 ounces

Nah apakah anda siap untuk membelinya setelah melihat spesifikasinya diatas, semoga postingan kali ini bisa menjadi petunjuk bagi anda yang ingin membeli gadget terbaru dan fitur yang mewah, 
Sekian terima kasih !!!

Enter your email address:


Delivered by FeedBurner
Andre Skeldrak Blog

Review dan Spesifikasi Dari Tabulet Alpha

Posted by Iman 0 komentar
Siapa mengira keyboard ini adalah sebuah PC desktop? Berbasis prosesor Intel Atom dual core serta memori 2 GB, produk ini menawarkan kinerja yang terbaik di kelas Intel Atom.  

Sekilas perangkat ini merupakan sebuah keyboard “biasa”. Namun pada lapisan bawah dari papan ketik ini terdapat PC dengan kelengkapan standar sebuah PC desktop seperti prosesor, motherboard, memori, sampai harddisk.

Bermodalkan prosesor Intel Atom D525 dual core serta memori 2 GB, produk ini menawarkan kinerja terkini dari prosesor sekelas Intel Atom.

Anda tentu masih bisa meng-upgrade dua komponen seperti harddisk dan memori. Hal ini dipertegas oleh bagian bawah keyboard yang menyediakan panel yang bisa dibuka untuk memasang kedua komponen tersebut. Semua koneksi input dan output ditempatkan pada sisi-sisi keyboard.

Di area belakang terdapat port Vga D-Sub, ethernet, 3 USB2.0 dan serial COM. Tidak ketinggalan sudah terdapat speaker serta koneksi wireless 802.11b/g/n yang sudah terintegrasi.

Anda tidak memerlukan perangkat lain selain monitor dan mouse. Perangkat ini akan membuat meja kerja akan menjadi lapang dan lega. Tentu produk ini akan mudah dibawa-bawa. Meskipun praktis, kami menganggap produk ini merepotkan jika dibawa bepergian. Ini berbeda dengan netbook yang memiliki bentuk dan desain yang lebih dinamis.

Dari sisi kinerja, produk ini menawarkan kemampuan yang cukup tinggi untuk kelas prosesor Intel Atom. Tabulet Alpha mampu memutar video hingga resolusi 720p. Jadi Anda masih bisa menikmati film atau video definisi tinggi.



Bagaimana dengan konsumsi daya yang digunakan? Tabulet Alpha menggunakan adaptor yang memanfaatkan tenaga listrik sebesar 17,5 watt. Hal ini menjadi salah satu keunggulan yang menarik.

Tabulet menyediakan keluaran udara panas hanya dari bagian belakang serta sisi kiri. Suhu yang dihasilkan masih dalam batas normal meski kami merasakan adanya hawa panas pada bagian tombol keyboard saat beban penuh (full-load). Keunggulan lain produk ini yaitu tingkat kebisingan yang nyaris tidak terdengar, sehingga menambah kenyamanan saat beraktivitas.

Selanjutnya timbul pertanyaan, bagaimana jika suatu saat terjadi kerusakan pada bagian keyboard? Jika itu yang terjadi, Anda bisa menggunakan keyboard tambahan yang dipasang via port USB. Mungkin akan terlihat aneh jika Anda menggunakan keyboard tambahan semacam ini. Namun, ini merupakan solusi paling praktis sebelum membawanya ke service centre. Untuk mengganti keyboard.

Tabulet Alpha menawarkan sesuatu yang unik dan menarik. Produk ini memiliki keunggulan utama yakni bentuk yang praktis serta kebutuhan daya yang kecil. Produk ini cocok bagi Anda yang membutuhkan sebuah PC keluarga. Meskipun demikian, produk ini juga bisa digunakan oleh perkantoran (yang mementingkan kepraktisan serta penggunaan daya hemat).


Spesifikasi Tabulet Alpha:
Prosesor
Intel Atom D525 (1,8 GHz, 512 MB L2 cache, FSB 667 MHz)
RAM
2 GB DDR3 PC3-10700 (667 MHz)
Motherboard
Intel NM10 Express
Kartu Grafis
Intel GMA3150 (256 MB)
Kartu suara
Realtek ALC662
Hard disk
250 GB 2,5 inci SATA-II Samsung HM250HI
Optical Drive
Tidak ada
Wireless
Ada (802.11b/g/n)
Port output/input
1 Line-Out, 5 USB2.0, 1 VGA Out, 1 RJ45, 1 DC-in (adaptor), 1 serial COM
Sistem Operasi
Windows XP Professional SP3
Monitor
Tidak ada
Bobot
1,3 kg
Garansi
1 Tahun
Situs Web
Harga kisaran*
Rp2.399.000

Panel bawah
Tabulet Alpha tetap menyediakan kemampuan untuk meng-upgrade komponen terutama untuk harddisk serta memori.




Agak ke dalam
Penempatan koneksi VGA dibuat agak ke dalam untuk menyembunyikan tonjolan port D-Sub, sehingga terlihat lebih rapi.

Hyper-threading
Proses Intel Atom yang digunakan berbasis dual core dengan dukungan hyper-threading. Ini membuatnya terlihat seakan-akan memiliki 4 core
Plus     : Desain unik dan inovatif; konsumsi daya rendah; suhu tidak panas; hening; bisa di-upgrade.
Minus: Kurang praktis untuk dibawa-bawa; agak repot jika terjadi masalah pada papan keyboard.

Sekian postingan saya kali inii semoga bermanfaat bagi anda semua yang merasa ingin membelinya, Terima Kasih ,,,






 Enter your email address:


Delivered by FeedBurner
Andre Skeldrak Blog

Review dan Spesifikasi dari Lenovo IdeaPad Z475 : Notebook yang Dibekali Prosesor AMD Llano

Posted by Iman Jumat, 27 Januari 2012 0 komentar
Selamat sore, Kali ini, Lenovo mencoba memberikan alternatif prosesor kepada pencinta produk AMD. Lenovo IdeaPad Z475 yang hadir dengan mengunakan prosesor dari AMD, Llano A6 3400M yang berjalan pada kecepatan 1,4GHz dan dilengkapi dengan turbo Core hingga dapat mencapai kecepatan 2.3GHz bila diperlukan ketika menjalankan aplikasi yang memerlukan tenaga lebih.

Dimensi dan berat dari Lenovo IdeaPad Z475 tidak terlalu berbeda dengan notebook dengan layar 14″ yang banyak beredar di pasaran. Untuk desain casing, Lenovo Z475 menghiasi layar penutup LCDnya yang berwarna hitam glossy dengan motif kotak-kotak berwarna coklat di bagian tengahnya, sehingga mengesankan notebook ini terlihat modis. Lenovo yang terkenal dengan kekokohannya masih kami rasakan di seri ini, ketika kami genggam dan sentuh, casing tersa solid. Hanya saja pada bagian penutup layar terasa kosong ketika kami tekan.

Nah untuk lebih lanjutnya lebih baik anda lihat dulu spesifikasi dari Lenovo IdeaPad Z475

Spesifikasi Notebook Lenovo IdeaPad Z475

  • Prosesor AMD A6 3400M 1.4GHz
  • Memori DDR3 2GB
  • Hard disk 500GB SATA
  • Graphics AMD Radeon 6520HD
  • Layar 14″ 1366×768
  • Interkoneksi wifi 802.11bgn dan Bluetooth
  • Port USB 2.0, eSATA, HDMI, Audio In/out
  • Webcam
  • Card reader
  • Berat (kg) 2.246
  • Berat+Charger (kg) 2.460
Berbicara soal layar, notebook ini menggunakan layar glossy yang akan sedikit mengganggu jika Anda menggunakannya di luar ruangan dengan cahaya matahari yang terik. Layar akan menangkap bayangan di sekitar Anda. Namun, Anda dapat meminimalisir hal tersebut dengan menaikkan tingkat brightness. Viewing angle-nya juga tergolong baik karena layar tidak mengalami perubahan degradasi warna yang berlebihan jika dilihat dari sisi kiri dan kanan. Layar akan mengalami perubahan degradasi warna bila Anda melihatnya dari sisi atas.



Bagian dalam dari Lenovo IdeaPad Z475 ini menggunakan finishing matte berwarna ke-ungu-unguan. Finishing ini membuat Lenovo Z475 selalu terlihat bersih, mengingat bahan dengan finishing matte jarang sekali menimbulkan bercak-bercak tangan. Tampaknya Anda harus rajin-rajin membersihkan bagian luar dari notebook ini. Casing bagian luar menggunakan finishing glossy berwarna hitam yang kerap kali terlihat bercak tangan disana.

Keyboard yang terpasang menggunakan tuts Lenovo yang berbentuk chicklet dengan lekukan di bagian atas. Kami harus mengakui bahwa tuts keyboard jenis ini sangat nyaman digunakan untuk mengetik dalam jangka waktu lama. Ruang trackpad yang diberikan mempunyai ukuran yang tidak terlalu besar dan kecil. Jari Anda masih dapat bergerak bebas ketika melakukan gerakan multi touch.

Kinerja yang ditawarkan oleh notebook Lenovo IdeaPad Z475 cukup dapat diandalkan untuk menjalankan aplikasi menengah ke bawah dengan baik. Angka yang didapat memang di bawah rata-rata tetapi tidaklah terlalu berbeda dengan perbedaan hanya 2 angka saja.

Proses transcoding juga berjalan cukup cepat dan akan semakin cepat bila aplikasi yang Anda gunakan men-support AMD APP. Anda tidak perlu berlama-lama menunggu hasilnya untuk dimasukkan ke perangkat gadget baik itu tablet maupun smartphone.

Kinerja graphics AMD Radeon HD 6500M cukup membangggakan. Dengan hasil yang didapat, Anda akan dapat memainkan berbagai game 3D dengan baik di pengaturan tinggi dan resolusi tertentu. Nilai yang didapat membuat kami ingin mengetahui lebih jauh kinerja dari graphics AMD Radeon ini.


 






Enter your email address:


Delivered by FeedBurner
Andre Skeldrak Blog

Review Aspire S5, Laptop Tertipis Di Dunia

Posted by Iman Kamis, 26 Januari 2012 0 komentar
ACER  luncurkan laptop yang diklaim sebagai laptop tertipis di dunia dengan ketebalan hanya 15 milimeter. Angka ini hanya 2 milimeter lebih tipis dari pemegang rekor sebelumnya, MacBook Air.

Aspire S5 termasuk dalam seri Ultrabook keluaran Acer yang dipersenjatai dengan baterai yang disebut-sebut mampu bertahan hingga beberapa minggu.

Fitur ‘Instant On’ dalam laptop ini membuat para penggunanya menikmati kekuatan baterai lebih lama hingga nyaris dua bulan- jika menggunakan sleep mode dengan baik.

Laptop langsing ini memiliki berat hanya 1,4 kilogram dan dilengkapi dengan LCD seluas 13,3 inch. S5 dibalut cover berbahan magnesium-aluminum alloy dan data port Thunderbolt yang sebelumnya hanya ditemukan di perangkat-perangkat canggih keluaran Apple.

S5 juga menunjang fitur Always Connect yang memudahkan para penggunanya untuk mengakses data melalui smart phone. Dengan fitur ini, file-file musik atau dokumen yang Anda simpan di laptop dapat diakses melalui smart phone.




“Ultrabook merupakan tren baru yang akan menjadi mainstream di pasar mobile PC. Konsumen akan merasakan keunikan fiturnya lewat keluarga besar notebook Acer,” tutur Jim Wong, presiden Acer Inc., seperti dikutip Daily Mail.

Kehadiran Aspire S5 disambut hangat oleh sejumlah pengamat tekno. Salah satunya Tim Bajarin, analis dari Creative Strategies. Baginya, S5 telah menentukan standar tersendiri bagi perangkat Windows.

“Apple masih tetap hebat dengan MacBook Air, tapi kehadiran S5 menjadi kabar baik di dunia Windows. Akhirnya Apple mendapat lawan yang seimbang,” ujar Bajarin.



Enter your email address:


Delivered by FeedBurner
Andre Skeldrak Blog

Review Scosche Cell Control: Memblokir Penggunaan Ponsel Saat Mengemudi

Posted by Iman Rabu, 25 Januari 2012 0 komentar
Menggunakan ponsel ketika mengemudi merupakan kegiatan yang membahayakan. Memerhatikan layar dan mengoperasikan ponsel membuyarkan perhatian pengemudi ke kondisi jalan. Tingkat kecelakaan pun meningkat, tetapi itu tidak menghentikan para pengemudi dalam menggunakan ponselnya untuk mengirim dan menerima pesan SMS ataupun email, serta melakukan panggilan suara pada saat menyetir. Lalu, bagaimana cara menghentikan penggunaan ponsel saat menyetir?
Sebuah perusahaan penyedia aksesori otomotif, Scosche, menawarkan solusi melalui produk terbarunya yang dinamakan CellControl. Sistem khusus yang tersembunyi dalam dongle hardware ini mampu memblokir fungsi-fungsi ponsel yang dianggap membahayakan jika dibuka sembari menyetir, seperti SMS, email, dan panggilan suara. Pengemudi hanya perlu memasukkan dongle ke dalam port OBD-II yang terletak di bawah dashboard mobil yang diproduksi tahun 1996 ke atas. Dongle ini dapat mengetahui ketika mobil berada dalam kondisi bergerak dan secara otomatis mengaktifkan software yang memblokir fungsi ponsel.

Scosche CellControl dijual dengan harga USD129,95 dan kompatibel dengan beragam jenis ponsel. Sistem yang tersimpan di dalam dongle ini dapat digunakan untuk sistem operasi Android, BlackBerry, Windows Mobile, Symbian, dan Brew. Akankah produk ini mengurangi jumlah pengguna ponsel di jalan dan meminimalkan tingkat kecelakaan lalu lintas?





Enter your email address:


Delivered by FeedBurner
Andre Skeldrak Blog

Spesifikasi Minimum PC untuk Game Mass Effect 3

Posted by Iman Jumat, 20 Januari 2012 0 komentar
Hampir semua gamer di seluruh dunia tentu menantikan kehadiran game apik yang satu ini. Benar sekali, setelah melewati perjuangan panjang untuk melindungi eksistensi semesta dari ancaman The Reaper dalam dua seri terakhir, Mass Effect akhirnya tiba di penghujung triloginya. Sebuah ironi memang, mengingat bagaimana Bumi akhirnya tampil sebagai panggung pertempuran yang terakhir. Namun, bagi gamer, ini adalah kesempatan terakhir untuk membantu Shepard untuk kelangsungan hidup manusia sebagai sebuah ras. Cara terbaik untuk menikmatinya? Tentu saja dengan memainkannya di PC.

Sudah menjadi pengetahuan umum bagi gamer bahwa versi PC selalu tampil dengan visualisasi terbaik untuk game apapun yang dirilis secara multiplaform, tidak terkecuali Mass Effect 3. Apalagi, PC kini juga sudah mendukung Kinect untuk pengalaman bermain ME 3 yang lebih maksimal. Namun, bukan berarti semuanya akan selalu berjalan bagi gamer PC. Walaupun mampu tampil sebagai yang terbaik, gamer PC selalu punya kecemasan apakah perangkat yang ia miliki akan dapat memainkan sebuah game dalam batas yang paling maksimal. Oleh karena itu, sebuah tindakan “persiapan” dibutuhkan. Untuk gamer PC yang ingin memainkan Mass Effect 3, Anda butuh mempersiapkan ini:


Minimum Specifications:

  • OS – Windows XP SP3/Vista SP1, Win 7
    *Supported chipsets: NVIDIA 7900 or better; ATI X1800 or better. Please note that NVIDIA GeForce 9300, 8500, 8400, and 8300 are below minimum system requirements, as are AMD/ATI Radeon HD3200, HD3300, and HD4350. Updates to your video and sound card drivers may be required.
  • CPU – 1.8 GHz Intel Core 2 Duo (equivalent AMD CPU)
  • RAM – 1GB for XP / 2GB RAM for Vista/Win 7
  • Disc Drive – 1x speed
  • Hard Drive – 15 GB of free space
  • Video – 256 MB* (with Pixel Shader 3.0 support)
  • Sound – DirectX 9.0c compatible
  • DirectX – DirectX 9.0c August 2009 (included)

Recommended Specifications:

  • OS – Windows XP SP3/Vista SP1, Win 7
  • CPU – 2.4 GHz Intel Core 2 Duo (equivalent AMD CPU)
  • RAM – 2GB for XP / 4GB RAM for Vista/Win 7
  • Disc Drive – 1x speed
  • Hard Drive – 15 GB of free space
  • Video – AMD/ATI Radeon HD 4850 512 MB or greater, NVidia GeForce 9800 GT 512 MB or greater
  • Sound – DirectX 9.0c compatible
Mass Effect 3 sendiri rencananya akan dirilis pada awal bulan Maret 2012 mendatang. Jadi, Anda masih punya waktu kurang lebih 2 bulan untuk mempersiapkan spesifikasi yang dibutuhkan. Bagaimana dengan PC Anda sendiri? Fully-loaded for the last big epic war?





Enter your email address:


Delivered by FeedBurner
Andre Skeldrak Blog

ReFS / Resilient File System, File system terbaru yang ada di Windows 8

Posted by Iman Kamis, 19 Januari 2012 0 komentar

Microsoft telah membeberkan secara detail ReFS (Resilient File System) yaitu generasi penerus file system NTFS yang akan digunakan di Windows 8 dan generasi Windows selanjutnya.

Meski NTFS terbilang sukses dan paling banyak digunakan saat ini namun Microsoft menyadari masih banyak yang bisa ditingkatkan supaya performa file system di Windows lebih cepat dan lebih aman dari Keunggulan ReFS yang paling utama adalah kemampuan mendeteksi semua jenis disk corruption, data striping dan juga fitur copy-on-write.

Fitur utama ReFS

  1. Metadata integrity with checksums
  2. Integrity streams providing optional user data integrity
  3. Allocate on write transactional model for robust disk updates (also known as copy on write)
  4. Large volume, file and directory sizes
  5. Storage pooling and virtualization makes file system creation and management easy
  6. Data striping for performance (bandwidth can be managed) and redundancy for fault tolerance
  7. Disk scrubbing for protection against latent disk errors
  8. Resiliency to corruptions with “salvage” for maximum volume availability in all cases
  9. Shared storage pools across machines for additional failure tolerance and load balancing
ReFS juga mendukung fitur yang sebelumnya sudah ada di NTFS seperti BitLocker encryption, access-control lists for security, USN journal, change notifications, symbolic links, junction points, mount points, reparse points, volume snapshots, file IDs, dan oplocks.
ReFS sangat kompatibel dengan NTFS, data yang tersimpan di ReFS bisa diakses melalui komputer dengan akses API sama oleh OS yang mendukung file system NTFS. Sayangnya ReFS belum bisa dipakai untuk booting PC maupun digunakan di media external seperti USB flashdisk maupun memory card.
Dan karena masih dalam proses pengembangan, Microsoft pun memutuskan ReFS saat ini hanya bisa dipakai di Windows 8 Server.


Enter your email address:


Delivered by FeedBurner
Andre Skeldrak Blog

7 Ponsel Pilihan untuk Pemutar Musik

Posted by Iman Rabu, 18 Januari 2012 0 komentar
Ponsel tidak hanya digunakan untuk menelepon atau mengirim pesan singkat (SMS), tetapi juga dapat digunakan sebagai pemutar musik dari lagu-lagu kesayangan.

Namun, ponsel atau smarpthone mana yang mampu menyajikan kualitas musik yang terbaik, termasuk dalam hal kualitas audio di ponsel, kapasitas penyimpanan, media pemutaran, maupun sumber pengunduhan lagunya.

Berikut ini tujuh ponsel yang layak Anda pertimbangkan bila ingin mendapatkan kualitas musik terbaik (bukan diurutkan berdasarkan kualitas).

1. Samsung Galaxy S II

Prosesor: 1,2 GHz Dual Core
Memori: 16 GB internal, MicroSD hingga 32 GB
Ponsel ini memiliki kemampuan pemutar media yang andal, baik dalam hal kapasitas media penyimpanan maupun antarmuka pemutar musiknya. Suaranya dibekali teknologi virtual 5.1 yang mampu meningkatkan kualitas audio dari musik yang sedang kita dengar.

Untuk menyesuaikan selera musik, pengguna bisa mengatur equalizer, termasuk widget menu yang memudahkan pengguna mengontrol audionya.

2. iPhone 4S
Prosesor: 1 GHz Apple A5
Memori: 16 GB-64 GB, kapasitas memori tidak bisa ditambah
Jajaran ponsel iPhone memiliki sejarah sebagai ponsel pemutar musik terbaik yang didasarkan pada perangkat iPod. Hal itu disebabkan oleh kapasitas media penyimpanan lagu hingga 64 GB, sinkronisasi iTunes. dan kualitas musik yang sudah tidak diragukan. Terlebih lagi dengan dukungan App Store yang bisa melakukan streaming audio atau radio internet, hingga fitur podcast.


3. HTC Sensation XL

Prosesor: 1,5 GHz Single Core
Memori: 16 GB internal, tidak tersedia slot tambahan
Ponsel ini menjadi salah satu ponsel musik dengan layar yang lebih lebar dan media penyimpanan yang cukup. Ponsel ini merupakan perangkat pertama yang digabungkan dengan perangkat audio, Beats, yang memberikan kualitas audio cemerlang.

Kualitas musik dari lagu yang berjenis MP3 dan AAC memiliki audio yang lebih nendang dibandingkan hanya digunakan sebagai ponsel biasa. Kualitas audionya tersebut banyak dibantu oleh sistem audio Beats yang telah dibenamkan di ponsel. Namun jika fitur audio tersebut dimatikan, maka kualitas audionya menjadi standar.

Jika Anda sedang mencari ponsel yang memiliki kualitas suara terbaik, maka ponsel ini bisa menjadi pilihan.


4. Nokia Lumia 800

Prosesor: 1.4 GHz MSM8255 Snapdragon
Memori: 16 GB internal, MicroSD hingga 32 GB
Di sisi kualitas ponsel, Nokia cenderung menurun dalam menawarkan ponsel-ponsel terbaiknya. Bagaimanapun juga, Nokia Lumia 800 ini menjadi langkah baru bagi vendor asal Finlandia tersebut, di tengah gempuran ponsel Apple dan Android.

Masalahnya, Anda harus membeli ponsel ini sekaligus dengan sepasang headphone-nya. Dengan alat itu, Anda baru bisa menikmati musik di perangkat ini dengan lebih baik. Terlebih lagi dengan dukungan sistem operasi Windows Phone yang memungkinkan banyak fitur aplikasi yang bisa diunduh di dalamnya.


5. Motorola RAZR

Prosesor: 1,2 GHz Dual Core
Memori : 16 GB internal, microSD hingga 32 GB
Salah satu kelebihan ponsel ini adalah kemampuan pemutar medianya. Pemutar musiknya bisa disatukan antara audio dan videonya. Ponsel ini juga menawarkan portable media player yang menawan.

Namun, kualitas audionya akan sangat tergantung dari perangkat headphone yang dipakai. Jika memakai headphone yang murah, maka kualitasnya juga murahan, begitu juga sebaliknya.
Secara umum, ponsel ini memiliki kualitas antarmuka pencarian lagu yang bagus, tetapi harus disesuaikan dengan kualitas headphone-nya.


6. Sony Ericsson Mix Walkman

Prosesor: 800 MHz
Memori: 100 MB internal, microSD hingga 32 GB
Ponsel seri Walkman ini sudah menjadi fokus merek Sony Ericsson di ponsel musik. Sebenarnya banyak fitur menarik di ponsel ini, tetapi yang paling menawan adalah pemutar musiknya.

Meski hanya dibekali media penyimpanan internal sebesar 100 MB, pengguna bisa menambahkan memori tambahan hingga 32 GB. Aplikasi pemutarnya terbilang sederhana, tetapi lumayan efektif untuk mendengarkan musik kesayangan.

Kualitas suaranya menawan, apalagi dengan pengaturan pilihan basnya. Harga yang dibanderol pun cukup terjangkau sehingga ponsel ini layak menjadi ponsel musik pilihan.


7. Blackberry Curve 9360

Prosesor: 800 MHz
Memori: 512 MB internal, microSD hingga 32 GB
 
Semua tahu bahwa BlackBerry lebih banyak digunakan untuk ngobrol dengan BBM-nya atau push e-mail. Namun, ternyata ponsel ini juga menyimpan potensi sebagai salah satu ponsel pemutar musik terbaik di jajarannya.

Ponsel ini juga memiliki layanan khusus dari RIM tentang musik, yaitu BB Musik Service, yang memungkinkan pengguna membagi lagu kepada semua temannya dan bisa mengetahui lagu yang diputar oleh teman, melalui layanan BlackBerry Messenger.




Enter your email address:


Delivered by FeedBurner
Andre Skeldrak Blog

5 Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Prosesor Intel Sandy Bridge

Posted by Iman 0 komentar
Prosesor Intel Core generasi ke-2, yang banyak dikenal dengan codename ‘Sandy Bridge’, memiliki arsitektur yang baru, performa yang sangat fenomenal, dan overclockability yang luar biasa (mencapai 5.4Ghz dengan pendingin HSF). Maka dari itu, ada beberapa orang yang merasa bahwa mengupgrade sistem lama ke Sandy Bridge akan menghadirkan peningkatan performa yang signifikan. Apakah Anda salah satu diantaranya? Nah, sebelum anda pergi ke Mangga Dua dan mengganti sistem lama Anda, ada baiknya Anda membaca artikel ini terlebih dahulu!
Seperti halnya setiap hardware baru yang dirilis, Sandy Bridge memiliki sedikit karakteristik ‘unik’ yang membuatnya berbeda dengan hardware lain, berikut ini diantaranya :

1. CPU LGA1155 TIDAK kompatibel dengan LGA1156


Hal ini terdengar cukup simple, namun begitulah adanya. Jika saat ini Anda ingin menggunakan prosesor Sandy Bridge yang menggunakan soket LGA1155, mau tidak mau Anda harus membeli motherboard yang menggunakan soket LGA1155. Tidak ada backward-compatibility antara CPU LGA1156 dan LGA1155.  Satu-satunya hal yang sama dari LGA1155 dan 1156 adalah lubang untuk mounting HSFnya, sehingga Anda masih dapat menggunakan HSF LGA1156 pada prosesor Sandy Bridge LGA1155 Anda.

2.Prosesor K-Series vs Non-K-Series, apa bedanya?


Jika Anda menyimak berbagai model prosesor Sandy Bridge yang akan dirilis, Anda akan menyadari bahwa ada beberapa prosesor yang memiliki model number yang sama, namun mempunyai akhiran ‘K’. Prosesor yang memiliki akhiran ‘K’ seperti i5-2500K dan i7-2600K adalah prosesor yang disebut sebagai prosesor K-Series, sedangkan prosesor tanpa akhiran ‘K’ seperti i5-2300 dan i5-2500 disebut prosesor non-K-Series.

Yang perlu Anda ketahui adalah tidak ada perbedaan clockspeed antara varian K-series dan Non-K series. Satu-satunya perbedaan antara K-series dengan Non-K adalah semua prosesor K-series memiliki multiplier yang tidak dikunci yang memungkinkan overclocking CPU via multiplier.

Gambar berikut ini akan menjelaskan perbedaan antara prosesor i5 2500K dan i5-2500 :

 

Seperti tertera pada gambar, i5-2500K dan i5-2500 memiliki clockspeed yang sama, bahkan frekuensi turbonya sama. Yang berbeda adalah i5-2500K memiliki ratio (multiplier) sampai dengan 57x atau lebih, sedangkan i5-2500 ‘hanya’ memiliki ekstra multiplier sampai dengan 41x.

3. Bus speed overclocking SANGAT terbatas pada Sandy Bridge


Bagi Anda para overclocker, ataupun power-user yang biasa meng-overclock prosesor Anda, pasti Anda mengetahui bahwa bus speed memegang peranan penting dalam melakukan overclocking. Hal tersebut tentunya sesuai dengan panduan rumus overclocking yang mendasar, CPU Clock = Bus Speed x CPU Multiplier. Pada prosesor Intel generasi sebelumnya (Lynnfield, Bloomfield, Gulftown, dan juga Clarkdale) nilai bus speed, atau biasa disebut BCLK (base clock) ini mempunyai range dari default 133Mhz, sampai dengan 220Mhz atau bahkan 250Mhz dengan bantuan extreme cooling. Dengan adanya range pengubahan BCLK sebesar lebih dari 50% ini, prosesor yang multipliernya dikunci sekalipun dapat dioverclock cukup tinggi. Pada prosesor Sandy Bridge yang beredar saat ini, ucapkan selamat tinggal pada metode overclocking BCLK, karena range pengubahan BCLK pada Sandy Bridge SANGAT (amat) terbatas.

BCLK pada Sandy Bridge berada pada nilai 100Mhz, tapi nilai ini hanya bisa dinaikkan sekitar 4-5%. Rata-rata prosesor Sandy Bridge yang kami uji mengalami limitasi BCLK pada 104-105Mhz, dan dengan extreme cooling, kami hanya bisa mendapat nilai 110Mhz. Ini berarti overclocking Sandy Bridge akan SANGAT bergantung kepada variabel selain BCLK, yakni multiplier. Dan mengingat prosesor Sandy Bridge yang memiliki multiplier tidak dikunci hanya Sandy Bridge ‘K’ Series, Anda yang ingin mendapat margin overclocking cukup besar mau tidak mau harus membeli prosesor ‘K’ Series. Non-K Series memang masih memungkinkan overclocking, namun hanya sekitar 400Mhz dari frekuensi turbo tertingginya.

Hal tersebut akan berpengaruh kepada user yang biasa membeli prosesor murah lalu melakukan overclock setinggi-tingginya. Sandy Bridge tidak lagi mengenal istilah “Beli prosesor termurah, Overclock setinggi-tingginya”, seperti yang terjadi pada saat mengoverclock Core i7 920 ke level diatas Core i7 975 Extreme. Ini berarti Intel sukses untuk membatasi hasil overclock dari CPU kelas valuenya supaya tidak ‘mengganggu’ pasar prosesor kelas atas mereka. Sampai saat artikel ini ditulis, Intel tidak memberi pernyataan apakah limitasi BLCK ini terjadi karena arsitektur baru atau memang ‘sengaja’ dilakukan. Menyakitkan memang, tapi itulah salah satu kenyataan pahit yang harus kita terima di Sandy Bridge.

4.Terdapat perbedaan signifikan antara motherboard H67 dan P67

Pada generasi sebelumnya, motherboard dengan chipset H55 tidak memiliki banyak perbedaan dengan P55. Perbedaan keduanya hanya ada pada kemampuan motherboard dengan chipset H55 yang bisa memanfaatkan onboard GPU yang terdapat pada prosesor Clarkdale (contoh: Core i3 5xx/Core i5 6xx).  Namun pada era Sandy Bridge, chipset H67 memiliki beda yang signifikan dibanding P67, lihat tabel dibawah ini :

 


Terlihat dari tabel di atas, motherboard dengan chipset H67 memiliki banyak limitasi. Nampaknya Intel tidak mengijinkan para pengguna chipset H67 untuk mengoverclock CPUnya (baik lewat multiplier maupun lewat bus speed-BCLK), dan juga membatasi DRAM Speed di batas 1333Mhz. Satu-satunya yang bisa dioverclock pada sistem H67 adalah IGP(Integrated Graphics Processor) yang tertanam pada prosesor Sandy Bridge.

Jadi bagi Anda yang ingin membeli prosesor Sandy Bridge K-Series dan memiliki DDR3 yang bisa berjalan pada frekuensi 1866Mhz keatas, sebaiknya Anda memilih chipset P67, karena sekalipun anda membeli CPU K-series, Anda tidak bisa mengubah multipliernya di motherboard H67 (setidaknya untuk saat ini). Tapi perlu diingat, Intel tidak merencanakan chipset P67 untuk memiliki video output, sehingga untuk dapat memanfaatkan IGP Sandy Bridge, Anda harus menggunakan chipset H67. Benar-benar pilihan yang cukup membingungkan, bukan?

5. Pengaturan DRAM Speed yang terbatas

Sudah bosan mendengar kata ‘terbatas’? Kami harap tidak. Seperti yang Anda tebak, dengan limitasi BCLK yang ada, sudah tentu kecepatan RAM sistem Anda juga akan dibatasi. Seperti yang Anda baca pada poin sebelumnya, pengguna chipset H67 hanya bisa memilih frekuensi RAM sampai dengan 1333Mhz. Untungnya pada chipset P67, Intel berbaik hati untuk memberikan pilihan speed : 1333Mhz, 1600Mhz, 1866Mhz, dan 2133Mhz. Ini berarti, pengguna chipset P67 bisa menjalankan RAM DDR3-nya sampai dengan 2133Mhz walapun menggunakan BCLK default di 100Mhz. Yang nantinya akan mengalami masalah adalah pengguna DDR3 dengan clock selain yang diutarakan diatas, misalnya pengguna DDR3-1800, DDR3-2200, DDR3-2400, dan lain sebagainya. Penggunaan RAM Speed selain 1333Mhz, 1600Mhz, 1866Mhz, dan 2133Mhz tentunya membutuhkan pengubahan BCLK. Nah, mengingat frekuensi RAM pada sistem Sandy Bridge bergantung kepada BCLK dengan rumus berikut :
DRAM Speed = BCLK * DRAM Multiplier, otomatis range setting DRAM Speed pada Sandy Bridge
juga menjadi terbatas sesuai dengan BCLK-nya (dimana range pengubahan BCLK pada Saydy Bridge sangatlah terbatas).

Contoh :

Untuk menggunakan DDR3-2400, seorang user harus menggunakan setting DRAM pada 2133Mhz, dan menggunakan BCLK sebesar 112.5 Mhz. Mengingat rata-rata limitasi BCLK pada Sandy Bridge adalah 104-105Mhz, kecepatan DDR3-2400 menjadi hampir mustahil dicapai.

Hal ini juga menyebabkan setting XMP (Xtreme Memory Profile) pada Sandy Bridge menjadi berubah total. Sekarang semua RAM yang memiliki XMP akan berjalan pada clock yang terdekat (atau dibulatkan ke bawah) ke value RAM Speed yang dispesifikasikan Intel (1333,1600,1866, dan 2133Mhz). Jadi misalnya Anda mempunyai RAM yang memiliki profile XMP DDR3-2200Mhz, pada platform Sandy Bridge, RAM Anda akan berjalan pada speed DDR3-2133Mhz. Contoh lain, jika ada RAM dengan XMP DDR3-1800Mhz, maka RAM tersebut akan berjalan pada DDR3-1600, dan lain sebagainya.



Enter your email address:


Delivered by FeedBurner
Andre Skeldrak Blog
Diberdayakan oleh Blogger.
Ping your blog, website, or RSS feed for Free